Evaluasi Produk Ikan Asap melalui Pendekatan Sistem Perencanaan Kualitas

Authors

  • Arief Rahmawan Universitas Darussalam Gontor
  • Tian Nur Ma’rifat Universitas Brawijaya
  • M. Dzikri Rabbani Universitas Darussalam Gontor

DOI:

https://doi.org/10.35968/mpu.v16i1.1839

Keywords:

agroindustry, product development, SMEs, quality management

Abstract

Ikan asap merupakan produk olahan yang dibuat dengan teknik pengasapan ikan dan menjadi makanan tradisional yang digemari oleh masyarakat. Teknik pengolahan tradisional ini memiliki prospek pengembangan besar karena mampu menghasilkan produk siap konsumsi dengan cita rasa khas, aroma unik, serta daya simpan lebih panjang. Namun, inovasi produk ikan asap masih belum dilakukan secara optimal, terlebih dengan meningkatnya persaingan akibat produk impor dan tuntutan konsumen di era pemasaran digital. Oleh karena itu, diperlukan evaluasi produk ikan asap berdasarkan atribut kebutuhan konsumen. Tujuan dari penelitian untuk mengevaluasi daftar kebutuhan konsumen dengan metode House of Quality (HoQ) yang dianalisis dari beberapa submatrix. Adapun tiga submatrix yaitu satisfaction performance (SP), importance (I), dan relationship (R) menjadi penentu dalam menyimpulkan atribut/kebutuhan konsumen yang menjadi faktor penentu pengembanga produk ikan asap. Hasil penelitian menujukkan bahwa atribut produk aman dikonsumsi memiliki nilai SP tertinggi, yaitu 4,2. Sedangan nilai tertinggi pada atribut bahan baku yang segar, yaitu 0,061. Sedangkan submatrix relationship menujukkan bahwa semua atribut perlu untuk diakomodir ke dalam beberapa standar operasional prosedur (SOP) yang harus dimiliki oleh produsen ikan asap.

References

Asmara, S., Tamrin, T., Kuncoro, S., & Amalia, A. C. (2024). Pembuatan ikan lele (Clarias gariepinus) asap menggunakan bahan bakar arang kayu dan sabut kelapa pada berbagai konsentrasi. Jurnal Agricultural Biosystem Engineering, 3(1), 77. https://doi.org/10.23960/jabe.v3i1.8868

Baregheh, A., Rowley, J., Sambrook, S., & Davies, D. (2012). Innovation in food sector SMEs. Journal of Small Business and Enterprise Development, 19(2), 300–321. https://doi.org/10.1108/14626001211223919

Chan, L.-K., & Wu, M.-L. (2002). Quality Function Deployment: A Comprehensive Review of Its Concepts and Methods. Quality Engineering, 15(1), 23–35. https://doi.org/10.1081/QEN-120006708

Cristiano, J. J., Liker, J. K., & White III, C. C. (2000). Customer-driven product development through quality function deployment in the U.S. and Japan. Journal of Product Innovation Management, 17(4), 286–308. https://doi.org/https://doi.org/10.1111/1540-5885.1740286

Ficalora, J. P., & Cohen, L. (2020). Quality Function Deployment and Six Sigma, A QFD Handbook. In Journal of Chemical Information and Modeling (Second edi, Vol. 53, Issue 9). Pearson Education Inc.

Garvin, D. (1987). Competing on the eight dimensions of quality. Harv. Bus. Rev., 101–109.

Gustiningrum, A. S., Nurhayati, T., & Ibrahim, B. (2025). Pengaruh metode pengemasan ikan tongkol asap guna menghambat kemunduran mutu pada suhu ruang. Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia, 28(3), 254–269. https://doi.org/10.17844/jphpi.v28i3.61158

Husen, A. (2018). Pengolahan ikan cakalang asap (Katsuwonus pelamis) dengan penilaian organoleptik. Techno, 7(2), 165–169. https://doi.org/10.33387/tk.v7i2.667

Izzhati, D. N., Talitha, T., & Mastrisiswadi, H. (2018). Identifikasi kebutuhan pelanggan terhadap ikan asap (Smoked fish) dengan enggunakan Quality Function Deployment. Jurnal Ilmiah Teknik Industri, 17(1), 36. https://doi.org/10.23917/jiti.v17i1.5203

Kotler, P., & Armstrong, G. (2018). Principles of marketing (17th ed.). Pearson Education Limited.

Published

2026-01-23

How to Cite

Rahmawan, A., Ma’rifat, T. N., & Rabbani, M. D. (2026). Evaluasi Produk Ikan Asap melalui Pendekatan Sistem Perencanaan Kualitas. JURNAL ILMIAH M-PROGRESS, 16(1), 10–18. https://doi.org/10.35968/mpu.v16i1.1839