Industri penerbangan semakin mengadopsi sistem otonom untuk meningkatkan efisiensi operasional, keselamatan, dan keandalan. Namun, sistem tersebut memerlukan kemampuan pemrosesan waktu nyata (real-time), daya komputasi yang tinggi, serta efisiensi konsumsi daya yang optimal. Penelitian ini mengkaji pemanfaatan Field-Programmable Gate Array (FPGA) pada sistem otonom di bidang avionik dengan berfokus pada penyusunan kerangka implementasi yang sesuai untuk Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma (UNSURYA). FPGA memiliki berbagai keunggulan, seperti kemampuan pemrosesan paralel, sehingga sangat sesuai untuk aplikasi avionik, antara lain navigasi otonom dan pemrosesan data sensor secara waktu nyata. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang menggabungkan studi literatur dan analisis berbasis simulasi, dengan fokus pada pemanfaatan FPGA Xilinx. Perangkat lunak Xilinx Vivado dan MATLAB/Simulink digunakan untuk memodelkan serta mensimulasikan sistem berbasis FPGA. Hasil penelitian ini berupa rancangan konseptual sistem otonom berbasis FPGA yang disesuaikan dengan kebutuhan akademik dan penelitian di UNSURYA. Temuan penelitian menunjukkan bahwa FPGA memiliki potensi besar dalam mendukung pengembangan teknologi avionik di Indonesia serta memberikan langkah-langkah praktis untuk mengintegrasikan proyek berbasis FPGA ke dalam kurikulum dan pengembangan laboratorium di UNSURYA. Penelitian ini diharapkan menjadi langkah awal dalam pengembangan solusi avionik yang relevan dengan kebutuhan nasional serta mendorong inovasi di industri penerbangan Indonesia