Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) merupakan satu kunci kesuksesan dalam berbagai industri. Suatu perusahaan yang bonafid dan professional selalu menganggap K3 ini sebagai suatu elemen yang sangat penting bagi kemajuan perusahaan tersebut. Dari hasil analisis dan pembahasan dapat di simpulkan sebagai berikut: Koefisien korelasi rxy sebesar 0,421 menunjukan adanya hubungan korelasi positif atau hubungan yang cukup erat antara penerapan Program Keselamatan atau hubungan yang cukup erat antara Penerapan Program keselamat dan Kesehatan Kerja dengan peningkatan Produktivitas Kerja. Peningkatan Produktivitas kerja karyawan PT. Star Energy sebesar 17,7% dipengaruhi oleh keberhasilan penerapan program Keselamatan dan Kesehatan Kerja dan sisanya dipengaruhi oleh faktor-faktor lain yang tidak masuk dalam parameter penelitian. Kata kunci : Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3), Produktivitas, SDM
References
Arikunto S., 2003 Managemen Penelitian. Penerbit Rineka Cipta, Jakarta.
Buku Panduan K3L (Keselamatan, Kesehatan Kerja dan Lingkungan), PT. Star Energy.
Iim Ibrohim Konsultan Ir. ISO 9001, 14001, TS 16949, OHSAS 18001.
Ivancevich, John, M, dkk. 2008. Perilaku dan Manajemen Organisasi, jilid 1 dan 2 Jakarta : Erlangga.
Mathis R.L dan Jackson J.H, 2002. Manajemen Sumber Daya Manusia, Jakarta: Salemba Empat.
Miner J.B 1988 Organizational Behavior : Performance and Productivity. Random House Inc. New York.
Poerwanto, Helena dan Syaifullah. Hukum Perburuhan Bidang Kesehatan dan Keselamatan Kerja. Jakarta: Badan Penerbit Fakultas Hukum Universitas Indonesia, 2005.
Bhirawa, W. T., & Obrin, S. (2021). Analisis Pengaruh Program Pelatihan Keamanan Kesehatan Kerja terhadap Tingkat Pengetahuan Keamanan Kesehatan Kerja. JURNAL TEKNOLOGI INDUSTRI, 2. https://doi.org/10.35968/jti.v2i0.679